Translate

15 Februari 2024

Awal Mula Nama PROBOLINGGO


Peta Jawa Timur Masa Kerajaan Majapahit

Banger adalah nama daerah pada masa kekuasaan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Nama tersebut diambil dari nama sungai yang memiliki aroma tidak sedap atau dalam bahasa jawa berarti Banger. Sungai tersebut mengalir disepanjang wilayah Kota Probolinggo. Sejak era Masa Kerajaan Majapahit, Banger memiliki penduduk sangat banyak, letaknya sangat strategis karena berdekatan dengan pantai utara yang saat itu sebagai sarana perdagangan sehingga perkembangan perekonomian melesat. Mayoritas penduduk Bamger bermatapencaharian sebagai nelayan dan petani. Saat ini daerah Banger menjadi wilayah Kota Probolinggo. 

Sedangkan Prabu Lungguh yang artinya Prabu Duduk berawal dari persinggahan Raja Majapahit yang bernama Prabu Hayamwuruk saat melaksanakan perjalanan diwilayah Jawa Timur. Tempat persinggahan Prabu Hayamwuruk tersebut meliputi daerah Binor, Jabung, Bremi, Pajarakan hingga Gending. Persinggahan Prabu Hayamwuruk selama di lima daerah tersebut cukuplah lama, hingga mayoritas masyarakat menyebut lima daerah tersebut dengan julukan daerah Prabu Lungguh, penyebutan nama tersebut dilakukan secara spontan oleh masyarakat dikarenakan betapa senangnya masyarakat saat daerahnya disinggahi oleh Sang Raja, hingga nama tersebut diabadikan. Dari nama Prabu Lungguh inilah yang menjadi cikal bakal nama Probolinggo hingga saat ini. -D.S Rahardi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar